Perubahan Selalu Bising: 'BJB Case & Thariq bin Ziyad' | Kolom Rhenald Kasali
"Perubahan Selalu Bising"
Author: Rhenald Kasali
“Change will not come if we wait for some other person, or if we wait
for some other time. We are the ones we’ve been waiting for. We are the
change that we seek.” (Barack Obama)
Tak dapat disangkal, saat ini banyak orang menyenangi kata “perubahan”.
Tapi apakah mereka mengerti konsekuensi-konsekuensi dari perubahan?
Rasanya belum tentu. Masih banyak orang yang berpikir change atau
perubahan adalah “ganti orang” atau ganti pimpinan. Maka tak aneh bila
kata “perubahan” bukan cuma laku dalam dunia usaha, melainkan juga dalam
pilkada atau pemilu.
Kalau dibawa ke ranah itu, hampir pasti perubahan dibaca dari sisi
politik. Atau bisa jadi kaum profesional yang sedang melakukan
transformasi berpotensi menjadi korban politisasi. Lagi asyik melakukan
transformasi yang bukan main banyak musuhnya, malahan dapat “musuh
baru”, yaitu kandidat pejabat publik yang butuh suara. Mengapa begitu?